Album ke-17 "Remake" dari Yossy merupakan proyek kompilasi remake masif yang merangkum esensi kreativitas bermusiknya di bawah identitas Ordinary Man. Dirilis secara resmi melalui platform SoundCloud, album ini menjadi penanda evolusi artistik musisi asal Bandung ini dalam mengolah genre ambient house dan breakbeat. [1]
Berikut adalah poin-poin pembahasan utama mengenai album ke-17 Yossy:
1. Eksplorasi Skala Besar (30 Lagu Remake)
Berbeda dari rilisan album konvensional yang biasanya hanya berisi 10 hingga 12 lagu, album ke-17 ini menjadi sangat istimewa karena merangkum total 30 trek aransemen ulang. Melalui proyek ambisius ini, Yossy membedah kembali katalog lagu miliknya maupun karya relevan lainnya untuk disuntikkan nyawa baru yang lebih tenang, emosional, namun tetap memiliki ritme (groove) yang konsisten.
2. Karakteristik Musik: Lanskap Suara Ambient House
Secara musikalitas, album ini setia pada jalur ambient house yang dipadukan dengan ketukan electronic dance bertempo rendah (chill/downtempo). Ciri khas yang dapat Anda rasakan dari 30 trek di album ini meliputi:
- Lush Pads & Soundscapes: Penggunaan lapisan synthesizer yang tebal, mengalun lambat, dan memberikan efek "mengambang" atau atmosferik bagi pendengarnya.
- Downtempo Beats: Ketukan drum mesin yang konstan tetapi dikemas lembut, memberikan fondasi ritmis tanpa merusak ketenangan lagu.
- Sentuhan Melankolis & Kontemplatif: Struktur melodi lagu-lagunya sengaja dirancang untuk membawa pendengar masuk ke ruang refleksi diri.
3. Sorotan Trek Utama di Platform
Sebagian dari rangkaian 30 lagu tersebut telah diunggah secara simultan, memunculkan trek-trek kuat dengan judul yang puitis sekaligus personal. Beberapa lagu yang menjadi poros utama dalam album ke-17 ini meliputi:
- Senin (Remake) & Metamorfosis Waktu (Remake): Mengangkat tema waktu, rutinitas, dan perubahan hidup manusia lewat aransemen yang sinematik.
- Bertukar Nyawa (Remake) & Rapuh Melihatmu Terluka (Remake): Trek yang menonjolkan sisi emosional terdalam dengan balutan instrumen elektronik yang sendu.
- Cara Allah Memberi (Remake) & Menuju Jalan Mu (Remake): Trek bernuansa spiritual yang dikemas modern, memberikan getaran kedamaian batin bagi pendengarnya.
- Naon Sia Ngadon Melong (Remake): Sisi eksploratif Yossy yang memasukkan unsur lokalitas/bahasa Sunda ke dalam balutan musik elektronik masa kini. [1, 2, 3, 4, 5, 6]
4. Relevansi dengan Album Terdahulu
Jika album perdananya yang bertajuk Takdir Langit (dengan hit seperti Stay Strong dan Separuh Jiwa) menjadi fondasi awal perkenalan karakternya, maka album ke-17 ini bertindak sebagai puncak perayaan karya (antologi). Penomoran hingga angka 17 menunjukkan produktivitas luar biasa dari Yossy sebagai kreator independen yang terus konsisten bergerak di jalur musik eksperimental lo-fi dan ambient tanah air. [1, 2]
Sumber: Google
Link Full Album:
.jpg)
.jpg)