- Tanggal Hijriah: 15 Sya’ban 1447 H.
- Tanggal Masehi: Senin malam, 2 Februari 2026 – berlanjut hingga fajar Selasa, 3 Februari 2026.
- Penetapan Resmi: Disepakati oleh Kementerian Agama RI, PBNU, dan Muhammadiyah. (1)
- Makna: Malam penuh keberkahan, diyakini sebagai waktu pengampunan Allah SWT bagi hamba-Nya, kecuali bagi orang musyrik dan yang bermusuhan dengan saudaranya (HR. At-Thabrani). (2)
1. Makna Kata “Nisfu Sya’ban”
Nisfu berarti “setengah” atau “pertengahan”.
Sya’ban adalah bulan ke-8 dalam kalender Hijriah, di antara Rajab dan Ramadan.
Maka, Nisfu Sya’ban adalah malam tanggal 15 Sya’ban, yang dimulai sejak Maghrib tanggal 14 Sya’ban.
2. Asal Usul Penamaan Bulan Sya’ban
Menurut Ibnu Hajar al-Asqalani, nama Sya’ban berasal dari kata Arab sya‘aba yang berarti “bercabang” atau “terpecah”.
Pada masa Arab Jahiliyah, setelah bulan Rajab (di mana peperangan dilarang), suku-suku Arab berpencar mencari air dan kebutuhan hidup. Maka bulan ini dinamai Sya’ban karena aktivitas kembali bercabang ke berbagai arah. (3)
๐️ Asal-Usul dan Makna Malam Nisfu Sya’ban
๐ Sejarah Perayaan Nisfu Sya’ban
Tradisi memperingati malam Nisfu Sya’ban berkembang di berbagai wilayah Islam, terutama di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Afrika Utara.
Di Indonesia, umat Islam sering mengadakan pengajian, doa bersama, dan pembacaan surat Yasin di masjid atau rumah.
๐ Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
1. Hadits tentang Keutamaan
Dalam riwayat dari Mu’adz bin Jabal, Rasulullah SAW bersabda:
“Allah melihat kepada seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban, lalu mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR. At-Thabrani)
2. Pandangan Ulama
Ulama seperti Imam Al-Ghazali dan Imam As-Suyuthi menyebut malam ini sebagai malam pengampunan dan persiapan spiritual menjelang Ramadan.
Di beberapa tradisi, malam ini diyakini sebagai waktu pencatatan takdir tahunan, meski pendapat ini tidak disepakati semua ulama.
- Ampunan Allah SWT: Banyak riwayat menyebut Allah mengampuni dosa-dosa hamba-Nya pada malam ini.
- Persiapan Ramadan: Momentum spiritual untuk memperbanyak ibadah sebelum memasuki bulan suci.
- Catatan Amal: Diyakini sebagai malam di mana catatan amal manusia ditentukan atau diperbaharui.
๐ Amalan yang Dianjurkan
- Shalat sunnah & tahajud untuk mendekatkan diri kepada Allah.
- Membaca Al-Qur’an, khususnya surat Yasin (tradisi di banyak daerah).
- Istighfar & doa memohon ampunan serta keberkahan hidup.
- Zikir & shalawat memperbanyak pujian kepada Allah dan Rasul-Nya.
- Sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial dan pembersihan harta.
๐ Ringkasan
- Tanggal Hijriah - 15 Sya’ban 1447 H
- Tanggal Masehi - Senin malam, 2 Februari 2026 – fajar Selasa, 3 Februari 2026
- Keutamaan - Malam pengampunan, persiapan Ramadan, pembaharuan catatan amal
- Amalan utama - Shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, doa, zikir, sedekah
Jadi, malam ini (Senin, 2 Februari 2026) memang malam Nisfu Sya’ban. Jika sahabat yssCorner ingin memanfaatkannya, sebaiknya memperbanyak ibadah, doa, dan introspeksi diri sebagai bekal menyambut Ramadan.
Jika sahabat merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa klik Like dan Share ke teman-teman sahabat. Follow juga blog saya di supaya jadi yang pertama mendapatkan update terbaru artikel-artikel menarik lainnya seputar visual, AI, Game, Musik, Review Gadget, OS, Aplikasi, Tips, Kuliner dan refleksi kehidupan/spiritual. Dan buat sahabat yang suka otomotif, nostalgia, atau cerita tentang Mobil Kesayangan, mampir juga ke blog otomotif saya di —siapa tahu bisa jadi tempat nongkrong digital otomotif yang seru.
