Artikel Terbaru

Ternyata Saya Salah! Infinix Smart 10 Plus adalah Smartphone Entry-Level Terbaik Versi Keyakinan Saya!

Ternyata Saya Salah! Infinix Smart 10 Plus adalah Smartphone Entry-Level Terbaik Versi Keyakinan Saya! ๐Ÿ“Œ Prolog Sebelumnya saya sempat menulis bahwa absennya fitur USB OTG di Infinix Smart 10 Plus adalah deal breaker utama. Namun setelah saya gunakan lebih lama dan mengecek lebih teliti, ternyata saya salah. Infinix Smart 10 Plus memang mendukung OTG , hanya saja notifikasi koneksi tidak muncul di bar atas. Jika langsung dicek ke File Manager , perangkat USB sudah terdeteksi dan bisa diakses. Dengan temuan ini, saya semakin yakin bahwa Infinix Smart 10 Plus layak disebut sebagai salah satu smartphone entry-level terbaik di kelas Rp1 jutaan—tentu saja versi keyakinan saya .   ๐Ÿ”‘ Spesifikasi Utama Chipset: UNISOC T7250 (Octa-core: 2x Cortex-A75 + 6x Cortex-A55) GPU: Mali-G57 MC1 RAM/ROM: Hingga 8 GB Extended RAM + 128 GB Storage Layar: 6,67 inci HD+ (720 x 1600), refresh rate 120 Hz, kecerahan 700 nit Baterai: 6.000 mAh dengan pengisian 18W Kamera: Belakang 8 MP, depan 8 MP Fitur...

Menjalankan Aplikasi Windows di Ubuntu Menggunakan Wine

Menjalankan Aplikasi Windows di Ubuntu Menggunakan Wine

Sebelum masuk ke pembahasan utama, yaitu cara menjalankan aplikasi Windows di Ubuntu menggunakan Wine, alangkah lebih bijak jika kita mengetahui dulu Wine itu apa sih? Sejenis amer kah? Jadi gini ges, WineHQ atau yang populer disebut “wine” merupakan akronim dari Wine Is Not an Emulator, sesuai namanya wine bukanlah windows emulator / virtual mesin.

Wine hanya environment, bukan virtual mesin

Wine mampu menjalankan aplikasi Windows di sistem operasi lain seperti Linux, macOS, dan BSD. Wine tidak seperti virtual machine. Aplikasinya langsung tampil seperti native app di Linux.

Tidak semua aplikasi Windows bisa berjalan di Ubuntu

Agar aplikasi Windows bisa berjalan, diperlukan library seperti .NET Framework, C++ Runtime, font, dll. Tidak semua berjalan sempurna.

Membantu yang migrasi ke Linux

Wine dibuat untuk memenuhi kebutuhan pengguna Windows yang pindah ke Linux, bukan untuk semua aplikasi.

Gunakan untuk aplikasi portable

Saya pakai Wine untuk aplikasi kecil seperti VNC, Winbox, dan aplikasi CCTV.

Gambar 1. Aplikasi App Center Ubuntu (Snap App Center)


Cara Menjalankan Aplikasi Windows di Ubuntu Menggunakan Wine:

  1. Install Wine dari App Center Ubuntu. Cari dengan kata "Wine", pilih yang bergambar gelas merah, lalu klik Install.
  2. Gambar 2. Aplikasi Wine pada App Center


  3. Unduh file aplikasi Windows (.exe), pindahkan ke folder Downloads, dan ubah nama jadi lebih pendek (misal: WinRAR.exe).
  4. Buka terminal dan jalankan perintah:
    sudo dpkg --add-architecture i386
  5. Masuk ke folder Downloads:
    cd Downloads
  6. Cek isi folder dengan:
    ls
    Lalu jalankan aplikasi:
    wine WinRAR.exe
Gambar 3. Install aplikasi Windows lewat Terminal
Ubuntu dan Logo Ubuntu adalah merek dagang dari Canonical Ltd.

Setelah selesai, ikon aplikasi akan muncul di Ubuntu Dash dan bisa langsung digunakan!

Cara Menghapus Wine dan aplikasi Windows di dalamnya

  1. Uninstall aplikasi via terminal:
    wine uninstaller
  2. Hapus Wine:
    sudo apt remove wine
    sudo apt autoremove
  3. Jika ikon aplikasi Windows masih muncul, jalankan:
    cd ~/.local/share/applications
    ls -a
    rm -rf wine*

Catatan:

Referensi: askubuntu.com, belajarlinux.org

Jika artikel ini bermanfaat, jangan lupa Like, Share, dan Follow blog ysscorner.blogspot.com. Tertarik dunia otomotif? Kunjungi juga blvckkarko.blogspot.com